ops SAR Bengawan Solo

Minggu sore itu, warga di sekitar Jembatan Sembayat dikejutkan dengan kabar, bahwa ada seseorang telah melompat dari atas Jembatan sembayat dan menceburkan diri di Songai Bengawan Solo. Mendengar berita tersebut, Tim BPBD Gresik segera melakukan klarifikasi terhadap kebenaran berita tersebut. BPBD Gresik segera melakukan Koordinasi dengan Muspika setempat maupun Perangkat Desa di sekitar Jembatan Sembayat. Hasil pendalaman informasi awal tersebut diketahui bahwa pada hari Minggu (12/01) Pukul 17.30 WIB seseorang a.n Muhamad Fuad Thofi Ihksan (23th) tiba tiba memberhentikan motor di tengah Jembatan Sembayat lalu melompat ke Sungai Bengawan Solo. Korban sempat terlihat terbawa arus sungai dan tenggelam disekitar jembatan sisi sebelah timur.

Tim BPBD Gresik segera menuju Lokasi Kejadian dan melakukan Koordinasi dengan Muspika Bungah dan Perangkat Desa di sepanjang aliran Bengawan Solo. Hasilnya, segera dilakukan upaya Pencarian dan Pertolongan terhadap Korban tsb. Tim BPBD Gresik segera koordinasi dengan SATPOLAIR Polres Gresik dan Basarnas untuk pelaksanaan ops SAR di Bengawan Solo. Malam itu juga Basarnas dan POLAIR POLRES Gresik menuju Lokasi untuk merencanakan ops SAR yang akan dilakukan Hari Senin, tgl 13 Januari 2020.

Senin Pagi, Tim yang terbagi atas 3 SRU mulai melakukan Upaya Penyisiran permukaan. Pencarian dibagi menjadi 3 area, yaitu mulai Tempat Kejadian sampai Ngaren, Ngaren sampai Randuboto dan Randuboto sampai Ujungpangkah. Pagi itu, upaya Pencarian melibatkan :

  • BASARNAS
  • POLAIRUD
  • MUSPIKA BUNGAH
  • PUSKESMAS BUNGAH
  • PMI GRESIK
  • RAPI GRESIK
  • MTA GRESIK
  • PERANGKAT DESA ABAR-ABIR
  • DESTANA BEDANTEN
  • KOMUNITAS NELAYAN PANGKAH WETAN
  • KOMUNITAS NELAYAN RANDUBOTO

Selain melakukan Penyisiran Permukaan, Tim juga melakukan penyisiran darat yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Bengawan Solo.

Leave a Reply