BPBD Gresik Droping Air Bersih ke 32 Desa

Untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik terus melakakukan droping air bersih di sejumlah wilayah kekeringan. Tercatat sebanyak 32 desa dari tujuh kecamatan yang terdampak kekeringan, semuanya menjadi sasaran droping air bersih. Secara bergantian, kini sudah empat Kecamatan yang mendapatkan droping air bersih dari BPBD Gresik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Abu Hasan, mengungkapkan, droping air dilakukan secara berkala. Keterbatasan armada dan ketersediaan air menjadi alasan kenapa droping harus dilakukan secara bergantian. “Hari ini kita droping air bersih di empat desa dua kecamatan. Masing masing di desa Petisbenem dan desa Kawistowindu di Kecamatan Duduk Sampeyan serta desa Kali Padang, dan desa Kedungrukem Kecamatan Benjeng,” kata Abu Hasan, Selasa, (5/9/2017).

Dikatakan Abu Hasan, droping air bersih akan terus dilakukan hingga sejumlah wilayah terdampak terlepas dari bencana kekeringan. “Alhamdulilah kemarin di dua Kecamatan juga sudah kami kirim, yaitu Desa Dampaan dan Desa Lengkong Kecamatan Cerme dan Desa Kedungpring dan Pacung Kecamatan Balungpanggang,” katanya.

Sebagian wilayah Kabupaten Gresik merupakan daerah rawan bencana kekeringan yang terjadi hampir tiap tahun. Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan BPBD Gresik dan Pemerintah setempat. Seperti program revitalisasi embung dan waduk, hingga penataan sanitasi dan sistem irigasi perdesaan. “Bersama sama pemerintah, BPBD Gresik akan terus berupaya melakukan kegiatan dan program inovatif. Agar musibah kekeringan yang sering melanda wilayah Kabupaten Gresik segera dapat teratasi termasuk kebutuhan air bersih tidak sampai kekurangan,” pungkasnya. (Sgg/zen via Memo-X).

Leave a Reply